Selasa, 13 Desember 2016

Thailand Anggap Lawan Indonesia di Final AFF Suzuki Cup Hanya Satu Kali

Kiatisuk Senamuang




Pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang meminta pemain supaya menganggap duel melawan Indonesia di leg pertama final AFF Suzuki Cup 2016, Rabu (14/12) malam, sebagai satu-satunya partai puncak.

Kiatisuk berharap tim besutannya dapat tampil dengan semangat tinggi, dan mengeluarkan kemampuan maksima, sehingga leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, tiga hari kemudian akan lebih mudah dijalani.

“Saya sudah minta pemain untuk menganggap pertandingan ini sebagai satu-satunya laga final dengan anggapan gelar juara akan ditentukan berdasar pertandingan Rabu [14/12],” ungkap Kiatisuk dikutip Bangkok Post.

“Memenangi pertandingan di tengah situasi menantang seperti ini menjadi target kami. Mereka [Indonesia] akan berusaha mengambil keuntungan bermain di kandang, dan saya perkirakan mereka bermain menyerang.”

Kiatisuk juga mengingatkan pemain agar menghindari pelanggaran tidak perlu yang berpotensi wasit mengeluarkan kartu kuning, atau bahkan merah. Kiatisuk berkaca dari pengalaman final Piala AFF 2002 ketika menghadapi Indonesia. Saat itu, Thailand sudah unggul dua gol melalui Chukiat Noosarung dan Therdsak Chaiman.

Setelah Indonesia memperkecil ketertinggalan lewat Yaris Riyadi, Chukiat justru diganjar kartu merah, sehingga skuat Garuda menyamakan kedudukan melalui Gendut Doni Christiawan.

“Tetap fokus, dan kepala dingin. Di final 2002, bek Chukiat Noosarung mendapat kartu merah di waktu krusial, tapi kami akhirnya menang lewat adu penalti. Kami harus menghindari insiden seperti itu,” ucap Kiatisuk.

Capello, Napoli bisa Membuat Kejutan Bagi Real Madrid



 
Napoli vs Real Madrid



       Salah satu bentrok babak 16 besar Liga Champions musim ini adalah duel antara Napoli dan Real Madrid. Tak heran bila banyak khalayak sepakbola yang menaruh perhatian khusus pada laga ini.
       Tak terkecuali pelatih legendaris Italia yang juga pernah tangani Madrid, Fabio Capello. Ia memandang Los Blancos sebagai favorit, tapi menanti kejutan yang bisa dihadirkan I Partenopei.
       "Napoli kontra Madrid akan menjadi sebuah tantangan yang sangat menarik bagi Azzurri. Tantangan untuk mengeluarkan segala kualitas para pemainnya," ujar Capello, seperti dikutip Football Italia.
       "Jika Napoli bermain dengan baik, sanggup memanfaatkan kecepatan serta talenta yang para pemainnya miliki, jelas partai ini akan berjalan terbuka dan sangat menarik.
"Napoli harus meredam serangan balik mematikan milik Madrid. Memang benar Napoli bisa saja mendapatkan lawan yang lebih mudah, tapi hal itu juga berlaku untuk Madrid.
     "Saya doakan yang terbaik untuk Napoli. Saat hari pertandingan tiba nanti, semoga skuat mereka semuanya dalam kondisi fit. Itu yang paling penting," tandasnya.

Jumat, 09 Desember 2016

Wenger: Sanchez dan Henry mempunyai naluri mencetak gol yang mirip



Alexis Sanchez bisa menikmati sukses yang sama dengan Thierry Henry di Arsenal setelah perubahan posisinya musim ini, sebagaimana dikatakan oleh Arsene Wenger.

Sanchez


Henry adalah legenda Gunners dan menjadi topskor sepanjang masa timnya setelah Wenger mengubah posisinya dari winger ke striker. Sanchez mengalami hal yang sama musim ini dan sejak dipindah, ia mencetak 11 gol dalam 14 laga.
"Sanchez sangat suka bermain melebar karena dalam kepalanya, ia adalah pemain sayap. Ketika saya memindahnya, jujur saja itu tidak masalah. Ia menerimanaya dengan sangat baik," ungkap Wenger.
"Saya harus merayu Thierry. Saya tak tahu apakah itu merupakan pencapaian terbesar saya. Anda melihat bocah itu bermain melebar dan bisa mencetak gol dan ia bisa mencetak lebih banyak gol dari tengah. Saya selalu melihat ini dalam diri Sanchez."
"Walau saya harus jujur mengatakan saya memikirkannya berkali-kali ketika saya memainkannya sebagai striker musim lalu, atau dua tahun lalu, bahwa saya salah. Karena beberapa kali saya memainkannya di tengah dan kurang meyakinkan. Namun tahun ini semua berjalan baik sejak awal musim."
"Ia telah berkembang dengan sangat baik sebagai penyerang tengah karena ia menemukan campuran tepat di antara menyambut bola dan melewati lawan. Ia punya lebih banyak kebebasan juga dan ia mengambil keuntungan dari keunggulan tekniknya di tengah," pungkas sang manajer.

Balotelli Optimis bisa Raih Ballon d'Or jika tidak mengalami cedera



Mantan striker Liverpool Mario Balotelli yakin dirinya punya kemampuan untuk memenangkan Ballon d'Or. Bintang Italia mengakui hanya cedera yang bisa menghalanginya mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.


Ballon d'Or


Balotelli hanya mencetak satu gol dalam satu musim bersama Liverpool. Adapun ia kembali menunjukkan ketajamannya ketika bergabung ke Nice. Balotelli telah mencetak enam gol di Ligue 1 Pranci sejak musim dimulai.

"Ronaldo dan Messi adalah yang terbaik dan tak ada yang seperti mereka. Tidak mungkin," ungkapnya pada Xinhua. "Namun jika saya melakoni tahun yang bagus, tanpa cedera, saya rasa bukan tidak mungkin untuk memenangkan Ballon d'Or."

"Namun jika suatu hari saya memenangkan Ballon d'Or, saya pikir Ronaldo dan Messi tetap yang terbaik karena mereka sudah memenangkannya empat atau lima kali.
"
"Musim lalu saya tidak banyak bermain, jadi saya tak bisa mencetak gol. Dan saya cedera. Saya absen cukup lama. Jadi ketika saya mulai sehat, saya bermain dan terus mencetak gol. Saya memiliki beberapa cedera yang tidak terlalu bermasalah. Masalahnya adalah mereka terus datang. Jadi ketika saya sehat, saya mencetak gol," pungkasnya.

Indonesia Mempunyai Kesempatan Jadi Juara Piala AFF Minggu Depan, jika Mampu Mengalahkan Thailand



Hanya selangkah lagi Indonesia bakal menjadi juara AFF Suzuki Cup 2016.

Skuat Garuda pimpinan Alfred Riedl telah melebihi ekspektasi dengan menembus final setelah mengatasi perlawanan Vietnam di babak empat besar. Namun, diharapkan mereka dapat mengayunkan satu langkah terakhir untuk akhirnya menggapai prestasi tertinggi di Asia Tenggara.
Thailand berdiri sebagai rintangan pamungkas bagi Indonesia. Mereka lolos ke final dengan kemenangan agregat telak 6-0 melawan Myanmar, juga sudah menundukkan Indonesia 4-2 pada laga pertama fase grup.

Indonesia


Dalam empat final sebelumnya di Piala AFF Indonesia selalu takluk, termasuk dua kali oleh Thailand pada 2000 dan 2002. Boaz Solossa cs. menghadapi tantangan berat untuk memupus rekor buruk pada percobaan kelima tahun ini, tapi tak ada yang mustahil dalam sepakbola.
Mampukah Indonesia? Jawabannya akan tersaji di lapangan Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (14/12) mendatang. Tiga hari setelahnya, ganti Tim Merah-Putih bertandang ke Stadion Rajamangala, Bangkok. Ayo, berikan dukungan sebesar-besarnya  dengan AKSI BELA TIMNAS untuk perjuangan Indonesia menjadi juara!

Harga Tiket Final AFF 2016 Naik, Untuk Sumbangan Korban Gempa Provinsi Aceh

Harga Tiket



Harga tiket pertandingan final pertama Piala AFF 2016 antara timnas Indonesia melawan Thailand di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14 Desember 2016) dipastikan naik dibandingkan saat pertandingan semifinal pekan lalu.

Kenaikan harga terjadi di dua kategori yaitu satu (yang sebelumnya VIP) dan kategori dua (sebelumnya kategori satu). Sedangkan untuk kategori tiga (sebelumnya dua) harganya tetap.
Harga tiket yang dijual pada partai puncak kejuaraan dua tahunan ini adalah untuk kategori satu Rp 500 ribu dari sebelumnya Rp 300 ribu, kategori dua Rp 300 ribu dari sebelumnya Rp 200 ribu, dan untuk kategori tiga tetap seperti harga semula yaitu Rp100 ribu.

Sebagian pendapatkan penjualan tiket pertandingan final Piala AFF 2016 antara Indonesia melawan Thailand di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/12) bakal disumbangkan kepada korban bencana gempa di Nagroe Aceh Darussalam.

Rencana pemberian sumbangan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dari Jakarta, Jumat.
"Memang benar. PSSI akan menyumbangkan Rp 50 ribu per tiket yang terjual untuk korban bencana di Pidie, Aceh. Untuk mekanisme detailnya akan dijelaskan kemudian," kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.

Sementara itu, untuk harga tiket pertandingan final Piala AFF 2016 antara Indonesia melawan Thailand dipastikan naik dibandingkan saat pertandingan semifinal melawan Vietnam beberapa waktu yang lalu.

Harga tiket yang dijual pada partai puncak kejuaraan dua tahunan ini adalah untuk kategori satu Rp500 ribu dari sebelumnya Rp300 ribu, kategori dua Rp300 ribu dari sebelumnya Rp200 ribu dan untuk kategori tiga tetap seperti harga semula yaitu Rp100 ribu.
Terkait jumlah tiket yang dijual, CEO PT Gelora Trisula Semesta (GTS) itu menjelaskan jumlahnya juga sama saat timnas tanding di babak semifinal melawan Vietnam yaitu 27 ribu lembar tiket. Hanya saja, untuk rincian jumlah belum bisa dijelaskan dengan detail.

Untuk mekanisme penjualan, kata Djoko akan menggunakan dua mekanisme yaitu "online" atau daring dan "offline". Khusus untuk offline, tiket yang bakal dijual hanya untuk kategori tiga. Adapun jumlahnya sekitar 15 ribu lembar tiket dan akan dijual mulai 13 Desember dan untuk lokasi penjualan akan dijelaskan berikutnya.

Sedangkan untuk yang dijual secara daring, pihak PSSI menjelaskan akan dimulai 11 Desember. Untuk jumlah tiket yang dijual secara daring adalah sisa dari yang dijual offline yaitu sekitar 12 ribu lembar tiket.